Beranda bisnis Definisi Demand dan Faktor yang Mempengaruhinya

Definisi Demand dan Faktor yang Mempengaruhinya

0
Definisi Demand dan Faktor yang Mempengaruhinya
Definisi Demand

Definisi Demand – Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi selalu bergantung pada sistem ekonomi dan proses produksi dan konsumsi masyarakat luas.

Ketika produksi dan konsumsi berada dalam hubungan yang lancar dan seimbang dari waktu ke waktu, perekonomian suatu negara atau wilayah akan berkembang dan berkinerja baik.

Pasokan dan permintaan adalah pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Permintaan pasar terhadap produk yang dihasilkan oleh produsen membuat perekonomian tetap berjalan dan menyebabkan banyak transaksi.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan pasar. Mari kita pahami lebih dalam tentang apa itu definisi demand dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya.

Apa itu Definisi Demand?

Definisi demand (permintaan) adalah keinginan yang dimiliki pelanggan untuk membeli suatu produk atau jasa yang ditawarkan oleh penjual.

Secara umum, permintaan yang lebih tinggi mempengaruhi pasar dan meningkatkan harga produk. Di sisi lain, ketika permintaan rendah, harga bahan baku/produk juga rendah

Faktor yang Mempengaruhi Demand

Definisi Demand

Setelah kita mengetahui apa itu definisi demand, mari kita bahas faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, antara lain:

1. Kualitas produk sendiri

Faktor pertama yang menyebabkan permintaan yang lebih tinggi adalah kualitas produk atau layanan.

Semakin baik produk atau jasa yang ditawarkan oleh penjual maka semakin berbanding lurus dengan harga produk tersebut. Hal ini memungkinkan penjual untuk memasarkan produknya dengan harga tinggi.

2. Meningkatnya daya beli konsumen

Lonjakan permintaan baru-baru ini juga dapat didorong oleh daya beli konsumen. Semakin banyak pendapatan yang diperoleh seseorang, semakin besar pula kebutuhan dan uang yang dikeluarkan. Hal ini sering terjadi dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari

3. Kenaikan harga lainya

Selain kualitas produk, peningkatan permintaan juga dapat disebabkan oleh kenaikan harga pada kategori lain, tetapi memiliki fungsi yang sama.

Dalam ilmu ekonomi, kenaikan harga yang dimaksud dapat disebut sebagai barang substitusi, atau secara umum barang substitusi.

Contohnya bisa kita lihat pada saat Idul Adha. Harga seekor kambing naik dan begitu juga seekor sapi. Keduanya memiliki fungsi yang sama untuk memotong kurban.

4. Harga barang dan jasa

Faktor harga produk yang semakin tinggi tentunya akan membuat permintaan semakin rasional dan berpikir sebelum transaksi terjadi, sehingga permintaan menjadi rendah.

Sebaliknya, jika produknya murah dan terjangkau, permintaan terhadap produk tersebut umumnya akan tinggi. Kualitas akan menjadi apa yang akan dilihat selanjutnya, tetapi harga tetap menentukan kesan pertama konsumen.

Contoh faktor yang mempengaruhi permintaan ini adalah ketika produsen alat pembersih rumah tangga menjual vacuum cleaner otomatis dengan spesifikasi yang belum ada di pasaran. Penyedot debu ini dijual dengan harga tinggi.

Permintaan belum tentu tinggi hanya karena alat ini memiliki spesifikasi yang unik dan canggih, karena pasar cenderung melihat efisiensi produk dalam bertransaksi. Sementara itu, kisaran produk pembersih rumah tangga akan meningkat sesuai dengan relevansi harga dan efisiensi setelah penyesuaian harga selanjutnya.

5. Selera konsumen

Selera khalayak sebagai calon konsumen dapat digolongkan sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dengan menciptakan preferensi yang berbeda terhadap produk yang dijual.

Biasanya preferensi konsumen juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan umum yang terjadi di masyarakat saat menggunakan produk tertentu. Misalnya, ketika selera masyarakat terhadap suatu produk meningkat, maka permintaan terhadap produk tersebut juga meningkat.

Selain itu, hal ini sangat dipengaruhi oleh kegemaran masyarakat terhadap tren yang sedang berkembang. Andi, misalnya, baru saja masuk kuliah dan mengetahui ada tren jaket brand E di kampusnya.

Begitulah preferensi atau selera Andi terbentuk, ia merasa tertarik dengan jaket merek E dan akhirnya memutuskan untuk membeli jaket tersebut. Dengan demikian, permintaan jaket merek E meningkat.

6. Jumlah pembeli di pasar

Faktor terpenting yang mempengaruhi penawaran dan permintaan adalah jumlah pelanggan potensial. Hal itu bisa dilihat dari jumlah penduduk di daerah tersebut.

Jika daerah tersebut padat, kemungkinan besar ada permintaan akan suatu produk. Di sisi lain, permintaan produk di daerah yang jarang penduduknya bisa rendah atau bahkan stagnan.

Hal ini dibuktikan misalnya dengan ekspansi produsen produk elektronik di Jepang, Korea Selatan dan China yang telah membuka pabrik di Indonesia.

Orang Indonesia adalah pasar bagi mereka. Pembukaan pabrik di Indonesia juga akan mengurangi biaya tenaga kerja dan distribusi. Ini bisa menjadi lebih mahal jika diproses di negara asal.

Jumlah penduduk yang besar akan mendukung tingkat permintaan berdasarkan kebutuhan dan kebiasaan masyarakat. Kehadiran pembeli dalam jumlah besar dapat berarti juga terdapat pasar yang besar bagi produsen yang menjual barang atau jasa untuk meningkatkan permintaan akan produknya.

Selain itu juga akan mempengaruhi penawaran produk, dimana penawaran produk yang dijual juga akan semakin tinggi sesuai dengan persaingan harga yang terjadi di pasar.

Itulah definisi demand yang dapat mempengaruhi tingkat produktifitas ekonomi dalam semua skala, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. Informasi lainnya terkait bisnis dan keuangan bisa Anda kunjungi sickforprofit.com.

Baca Juga: 5 Cara Download Lagu MP3 di Google Melalui Ponsel Android