Beranda Info Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Yang Perlu Dipelajari

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Yang Perlu Dipelajari

0
Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid Yang Perlu Dipelajari

Bila pembaca pernah melihat orang masuk ke masjid, kemudian langsung menjalankan shalat dua rakaat maka itu disebut shalat tahiyatul masjid. Nah, kali ini akan diuraikan tata cara shalat tahiyatul masjid beserta pengertiannya. Jadi, simak uraiannya berikut ini.

Pengertian Shalat Tahiyatul Masjid

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid

Sebelum membahas tentang tata cara bagaimana melakukan Shalat Tahiyatul masjid, pembaca bisa menyimak dulu apa pengertiannya. Shalat Tahiyatul masjid yakni shalat yang disunnahkan saat mendatangi masjid. Dahului dengan melihat jam digital masjid dan pastikan imam belum memulai solat fardhu.

Shalat tahiyatul masjid juga harus dilakukan sebelum duduk, sehingga tepat saat setelah tiba, pembaca bisa langsung melaksanakan sholat tersebut. Pastikan juga bahwa imam belum akan memulai shalat wajib. Tahiyatul masjid juga memiliki hikmahnya sendiri.

Hikmah dari tahiyatul masjid ini adalah sebagai penghormatan untuk masjid itu sendiri. Jika diumpamakan, sholat tahiyatul masjid ini adalah sebagai seperti ketika mendatangi rumah kerabat dan mengucapkan salam. Keduanya adalah sebagai bentuk penghormatan.

Meski shalat ini disunnahkan, namun ada tiga waktu yang sebaiknya pembaca tidak melakukan shalat tahiyatul masjid. Salah satunya adalah saat Khatib shalat Jumat sudah memulai khotbahnya. Namun hal ini ada beberapa pengertian yang juga harus diperhatikan.

Tata Cara Shalat Tahiyatul Masjid

Setelah tahu pengertian tentang shalat tahiyatul masjid, maka pembaca bisa langsung simak bagaimana tata cara sholat tersebut. Perlu diingat, bahwa shalat tersebut dihukumi sunnah, jadi sama sekali tidak wajib untuk dilakukan, namun tetap dianjurkan. Berikut ulasannya:

1. Melakukan Atau Mengucapkan Niat Dan Takbiratul Ihram

Tata cara pertama yang perlu pembaca lakukan saat akan melakukan shalat sunnah tahiyatul masjid adalah dengan mengucapkan niat. Seperti ibadah selayaknya, semua ibadah harus diawali dengan niat. Bila tanpa niat maka ibadah dianggap tidak sah.

Niatnya pun cukup mudah yakni اُصَلِّى سُنَّةً تَحِيَّة الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى, yang mana niat dilakukan di dalam hati bersamaan saat takbiratul ihram. Pastikan juga bahwa pembaca tidak memiliki hadas kecil maupun besar dan sudah melakukan wudhu.

2. Bersedekap Lalu Membaca Doa Iftitah

Sama seperti layaknya shalat wajib, untuk melakukan shalat sunnah tahiyatul masjid juga harus bersedekap setelah melakukan takbiratul ihram. Pastikan bahwa tangan yang bersedekap di atas pusar. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa Iftitah.

3. Membaca Al Fatihah

Pada pembahasan tata cara shalat tahiyatul masjid selanjutnya adalah dengan membaca Al Fatihah. Disunnahkan juga untuk membaca satu ayat yang memudahkan dalam Al-Qur’an atau surat pendek. Bisa satu surat atau hanya satu ayat.

4. Melakukan Ruku’ Dan I’tidal

Setelah membaca Alfatihah dan surat pendek, maka pembaca bisa melafalkan Allahu Akbar dilanjutkan dengan membungkukkan badan yakni rukuk. Baca doa rukuk seperti ketika menjalankan shalat fardhu. Bila sudah maka bangkit lagi yakni i’tidal, baca dzikir seperti yang dianjurkan.

5. Dilanjutkan Dengan Dua Sujud

Seperti selayaknya shalat fardhu, shalat tahiyatul masjid juga harus dilanjutkan dengan melakukan dua sujud setelah melakukan i’tidal. Lalu lanjutkan rakaat kedua, dan tidak perlu membaca ulang doa Iftitah.

6. Tahiyat Dan Salam

Setelah semua dilaksanakan dengan benar maka sholat ditutup dengan melakukan tahiyat akhir. Baca doa tahiyat akhir dan lakukan sama persis seperti ketika melakukan shalat fardhu. Baru setelahnya diakhiri dengan salam dibarengi kepala yang menoleh.

Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian tentang tahiyatul masjid. Dijelaskan juga mengenai bagaimana tata cara shalat tahiyatul masjid yang bisa pembaca lakukan. Shalat ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang memang datang ke masjid untuk melaksanakan ibadah.